HGN 2026: POLTEKKES KEMENKES KENDARI PERKUAT EKOSISTEM GIZI BERKELANJUTAN DI SULTRA

news-images/DWnVMaDRaGzuqAY8zSQbrcIxMfZWR2ShgXAxRqnE.png
By. humaspolkesken | Akademik
Hari Gizi Nasional (HGN) 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa gizi merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mencatat prevalensi stunting nasional sebesar 19,8%, sementara Sulawesi Tenggara masih berada pada angka 26,1% dan disertai masalah anemia pada ibu hamil serta remaja putri. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya perbaikan gizi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Tema Penguatan Ekosistem Gizi Berkelanjutan menekankan bahwa perbaikan gizi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ketersediaan pangan bergizi, edukasi gizi, hingga perubahan perilaku hidup sehat. Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar pangan lokal seperti ikan laut, rumput laut, sagu, dan umbi-umbian yang dapat menjadi fondasi ketahanan pangan daerah.

Poltekkes Kemenkes Kendari, khususnya Jurusan Gizi, berperan strategis melalui pendidikan, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat. Momentum HGN 2026 dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong terwujudnya generasi Sulawesi Tenggara yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing. 

Penulis :  Dr. Rosnah, STP., MPH.